28 Mei 2013
Berat banget rasanya kerja di sini Tuhan. Perasaan itu datang dan pergi apakah wajar perasaan seperti ini?
2 tahun sebenarnya bukan waktu yang singkat dalam proses perjalanan karir pekerjaan seseorang, tapi kenapa aku masih merasa tempatku bukan disini.
Aku merasa bahwa aku bisa melakukan lebih dari apa yang aku lakukan saat ini disini.
Aku merasa aku bisa lebih berdayaguna untuk lebih banyak orang. atau ini hanya perasaanku saja Tuhan? Disini hatiku benar-benar diuji. Bukan diuji berdasarkan bobot dan kualitas pekerjaan, tapi hatiku benar-benar diuji untuk menerima semua yang kualami setiap harinya sebagai proses darimu Tuhan. Sabar menghadapi segala sesuatu, tantangan terbesar adalah sabar dengan diriku sendiri. Hatiku sering sekali merasa tidak sabar dengan proses ini Tuhan, sampai dimana? sampai kapan?
Setiap saat aku meyakini..bahwa yang aku alami saat ini merupakan bagian dari rencanaMu untuk membuatku menjadi pribadi yang lebih baik, bagian dari rencanaMu untuk memberikan yang terbaik bagiku di MataMu.
Stay With Me God
Buat aku sabar dalam proses ini
I still and always belivein You
You're the One could understand me more than anything, everything
You know what the best for me
and I know You always around me
Senin, 27 Mei 2013
Minggu, 19 Mei 2013
Memory.....
8 Jan 2013
Ini yang aku alami beberapa bulan terakhir....
dan seperti kebiasaanku, aku selalu mencoba mengambil hal yang positif dari semua hal yang aku alami... apapun itu.
Bulan Nopember kemaren, rumahku kemalingan... aku kehilangan laptop ku, suamiku kehilangan camera digitalnya, dll. Laptop pertamaku yang ku beli dengan mencicil ke Bapakku.. aku ingat aku pinjam 5 juta, dan tiap bulannya aku angsur 500.000 kalo gak salah. dan setelah cicilan sudah lunas...laptop itu justru hilang diambil orang....hm...sedih juga, bukan sekedar laptopnya tapi lebih karena isi dan memori yang aku simpan di dalam laptop itu seperti foto,video..dan semua itu tidak tergantikan oleh uang khan?
Anggaplah ini adalah teguran dari Tuhan, bahwa jangan kita terlalu melekatkan diri pada hal-hal duniawai, yang ternyata bukan segala-galanya.
Pernah juga aku membenarkan sifat 'ego' ku dengan berkata "Tuhan...aku tidak pernah melihat sesuatu dari uang.. aku tidak pernah meminta yang terlalu muluk-muluk... bagiku memory adalah harta yang tidak bisa kita bayar...karna berapapun uang yang diberi tidak akan mampu membeli memory hidup kita, kita tidak mungkin bisa mengulang hal-hal di waktu sebelumnya... kita bukan nobita yang mempunyai robot canggih seperti doraemon yang punya pintu ajaib yang bisa membawa kita ke waktu sebelumnya.
Mungkin aku terlalu bangga pada diri ini...bangga pada apa yang ku pikir adalah milikku... barang-barang, anak-anak, semua yang ada padaku..... Bukankah itu semua sebenarnya adalah bukan milikku
Jadi karena Tuhan begitu sayang padaku, Ia ingin mengingatkan ku bahwa tidak baik bila kita terlalu merasa 'semua' barang yang kita beli, anak-anak yang kita lahirkan... adalah milik kita.....
Sebenarnya kita tidak punya apa-apa.. Segala yang kita punya sebenarnya bukan punya kita. Semua milik Tuhan... Sang Pencipta
Andai manusia bisa memahami hal-hal seperti ini... rasa iri, korupsi, dan hal-hal negatif lain yang merugikan orang lain tidak akan terjadi....
Andai manusia bisa memahaminya.....
Ini yang aku alami beberapa bulan terakhir....
dan seperti kebiasaanku, aku selalu mencoba mengambil hal yang positif dari semua hal yang aku alami... apapun itu.
Bulan Nopember kemaren, rumahku kemalingan... aku kehilangan laptop ku, suamiku kehilangan camera digitalnya, dll. Laptop pertamaku yang ku beli dengan mencicil ke Bapakku.. aku ingat aku pinjam 5 juta, dan tiap bulannya aku angsur 500.000 kalo gak salah. dan setelah cicilan sudah lunas...laptop itu justru hilang diambil orang....hm...sedih juga, bukan sekedar laptopnya tapi lebih karena isi dan memori yang aku simpan di dalam laptop itu seperti foto,video..dan semua itu tidak tergantikan oleh uang khan?
Anggaplah ini adalah teguran dari Tuhan, bahwa jangan kita terlalu melekatkan diri pada hal-hal duniawai, yang ternyata bukan segala-galanya.
Pernah juga aku membenarkan sifat 'ego' ku dengan berkata "Tuhan...aku tidak pernah melihat sesuatu dari uang.. aku tidak pernah meminta yang terlalu muluk-muluk... bagiku memory adalah harta yang tidak bisa kita bayar...karna berapapun uang yang diberi tidak akan mampu membeli memory hidup kita, kita tidak mungkin bisa mengulang hal-hal di waktu sebelumnya... kita bukan nobita yang mempunyai robot canggih seperti doraemon yang punya pintu ajaib yang bisa membawa kita ke waktu sebelumnya.
Mungkin aku terlalu bangga pada diri ini...bangga pada apa yang ku pikir adalah milikku... barang-barang, anak-anak, semua yang ada padaku..... Bukankah itu semua sebenarnya adalah bukan milikku
Jadi karena Tuhan begitu sayang padaku, Ia ingin mengingatkan ku bahwa tidak baik bila kita terlalu merasa 'semua' barang yang kita beli, anak-anak yang kita lahirkan... adalah milik kita.....
Sebenarnya kita tidak punya apa-apa.. Segala yang kita punya sebenarnya bukan punya kita. Semua milik Tuhan... Sang Pencipta
Andai manusia bisa memahami hal-hal seperti ini... rasa iri, korupsi, dan hal-hal negatif lain yang merugikan orang lain tidak akan terjadi....
Andai manusia bisa memahaminya.....
Que Sera,Sera
11 Mei 2013
Que
Sera Sera (Whatever will be will be…Apapun yang akan terjadi..maka
terjadilah..)
Pertama kali saya
mendengar lagu ini pada sebuah iklan product semen di TV, awalnya saya gak
terlalu ‘ngeh’ dan mencoba mengaitkan antara arti lagu dengan maksud ‘si
penjual’ di iklan tersebut..ada hubungannya gak sih??.. Baru-baru ini saya
mendengar kembali lagu ini di sebuah stasiun tv swasta dimana yang
menyanyikannya adalah anak-anak cacat dari berbagai bangsa di sebuah pagelaran
sekolah yang ditonton oleh orang tua masing-masing. Saya terdiam menyimak lirik
demi lirik (yang kebetulan tertulis di bagian footernya) ……
When I was just a little
girl
I asked my mother what
will I be
Will I be pretty, will I
be rich
Here’s what she said to
me
Que sera, sera
Whatever will be, will
be
The future’s not ours to
see
Que sera, sera
Whatever will be, will
be
Wow…maknanya dalem
banget!! Karena tertarik saya coba
searching di ‘mbah google’….que sera sera… ada yang mengatakan ini adalah
translate dari bahasa perancis dan ada pula yang mengatakan dari bahasa
spanyol..apapun itu makna ketika di translate ke bahasa inggris artinya adalah..
Whatever will be will be.. bila diterjemahkan adalah apapun yang akan terjadi,
terjadilah. Mungkin sebagian dari kita ketika masih anak-anak dan remaja pernah
terlintas dalam pikiran kita “akan jadi apa saya nanti?” , “apa cita-cita saya
akan tercapai?” , “apa nanti saya akan sukses dan kaya?” , “apa mimpi saya akan
jadi kenyataan?”… sebenarnya impian tidak hanya untuk anak-anak atau remaja.
Kita semua boleh punya mimpi, impian. Beberapa dari kita mungkin juga
pesimis…” untuk apa bermimpi terlalu tinggi? Jalani saja yang ada karena semua
sudah diatur” , atau “saya takut bermimpi karena takut kecewa”. Tidak ada yang
salah dengan anggapan-anggapan tersebut. Semua orang punya pengalaman hidup
masing-masing yang membuatnya memaknai hidup yang dijalaninya.
Namun sebenarnya
hidup yang kita jalani harus mempunyai tujuan. Tujuan tersebut akan membuat
kita semangat menjalaninya. Mimpi sebenarnya adalah passion, baterai ketika semangat sudah mulai low, bukan sekedar impian kosong. Bangun mimpi yang baik dan
memiliki manfaat, bila perlu manfaatnya bisa dirasakan juga oleh orang yang
kita sayang, oleh orang lain yang membutuhkan. Mimpi yang jelas, bisa dilihat,
bisa dirasakan, lalu buat perencanaan, step
by step, tahap demi tahap bila perlu tentukan waktunya kapan mimpi tersebut
bisa diraih, lalu ajak orang terdekat (seperti pasangan hidup, anak, orang tua,
sahabat, dll) untuk mendukung kita dalam meraih mimpi tersebut, kemudian yakini
dan ‘amini’ dengan do’a bahwa mimpi itu bisa diraih. Terus bekerja, berusaha
dan berdoa.
Bila ditengah jalan mimpi itu terasa semakin jauh dan sulit diraih,
atau malah berbelok ke arah lain, jangan buru-buru menyerah. Pasti ada alasan
kenapa kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk merasakan hal tersebut. Tuhan
Maha Tahu yang tepat dan terbaik untuk kita sahabatNYa.
Hidup adalah
hidup yang harus tetap dijalani, tetaplah punya mimpi dan tujuan. Bila jatuh
jangan biarkan sampai terjerembab, topang dengan mimpi dan tujuan yang ingin
kita raih.
Jadi walaupun kita tahu
bahwa masa depan adalah misteri yang tidak kita tahu sebelum menjalaninya tetapi
masa depan bukan untuk dikhawatirkan dan ditakuti. Tetap optimis, berpikir
positif dan focus dengan apa yang
sedang kita jalani saat ini. Bila tujuan kita jelas dan tujuan kita tersebut
sudah diyakini dan dipasrahkan kepada Si Pemberi Hidup, maka Dia, diri kita dan
alam semesta juga akan membantu.
“ The past is history,
the future is a mystery, but today is a gift – that’s why they call it ‘the
present”
Langganan:
Komentar (Atom)